Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya dari Anas Ibnu Malik bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Didatangkan untukku Buraq yang merupakan hewan putih, panjangnya diatas himar dan dibawah bagal, kukunya berada di akhir ujungnya. Beliau bersabda, `Aku segera menunggainya hingga tiba di Baitul Maqdis.' Beliau bersabda, `Lalu ia mengikatnya dengan tali (rantai) yang biasa dipakai oleh para nabi untuk mengikat.' Beliau melanjutkan, `Kemudian aku memasuki masjid (Baitul Maqdis) dan mendirikan shalat dua rakaat. Setelah itu, aku keluar. Lalu Malaikat Jibril a.s. mendatangiku dan menyodorkan dua buah gelas yang satu berisi khamar dan lainnya berisi susu. Aku memilih gelas yang berisi susu dan Jibril a.s. berkata, `Engkau telah memilih kesucian.'
Kemudian ia naik bersamaku ke langit yang pertama. Jibril meminta dibukakan pintu. Lalu (malaikat penjaga langit pertama) bertanya, `Siapakah kamu.' Jibril a.s. menjawab, `Jibril.' Kemudian ia ditanya lagi, `Siapakah yang besertamu?' Jibril a.s. menjawab, `Muhammad.' Malaikat itu bertanya, `Apakah kamu diutus?' Jibril menjawab, `Ya, aku diutus.' Lalu pintu langit dibukakan untuk kami. Ternyata aku bertemu dengan Nabi Adam a.s. Ia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.
Setelah itu Jibril a.s. naik bersamaku kelangit yang kedua dan meminta dibukakan pintu. Lalu pintu langit kedua dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan dua putra paman Isa bin Maryam dan Yahya bin Zakaria a.s., keduanya menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.
Tampilkan postingan dengan label PHBI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHBI. Tampilkan semua postingan
Jumat, 24 Mei 2013
Jumat, 03 Mei 2013
Silaturahim Mebuat Kaya Hati dan Jiwa
Sahabat: Salam Ukuwah Fillah
Hendaknya
kita menyambung hubungan silaturahim dengan kerabat dan orang lain dengan
bijak. Baik dengan harta ataupun dengan pelayanan dan dengan berbagai bentuk
silaturahim yang mengantarkan kita untuk taat dan terhindar dari perbuatan
maksiat sehingga kita akan dikenang nilai kebaikan meskipun kita telah
meninggal dunia, sebab orang yang dikenang kebaikannya oleh manusia setelah
meninggal dunia merupakan umur kedua setelah kematiannya.
1.
Keutamaan Silaturrahim
عَنْ
أَبِي أَيُّوبَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ قَالَ
مَا لَهُ مَا لَهُ وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَبٌ
مَا لَهُ تَعْبُدُ اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ
وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ وَتَصِلُ الرَّحِمَ ” .رواه البخاري .
Dari
Abu Ayyub Al-Anshori R.A bahwa ada seorang berkata kepada Nabi Muhammad, SAW., “Beritahukanlah kepadaku tentang satu
amalan yang memasukkan aku ke surga. Seseorang berkata, “Ada apa dia? Ada apa
dia?” Rasulullah saw. Berkata, “Apakah dia ada keperluan? Beribadahlah kamu
kepada Allah jangan kamu menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, tegakkan
shalat, tunaikan zakat, dan ber-silaturahimlah.” (Bukhari-Muslim).
Senin, 22 April 2013
GAMBARAN WANITA PENGHUNI NERAKA YANG DILIHAT ROSULULLAH SAW DALAM PERISTIWA ISRA DAN MI’RAJ
Berkata Sayyidina Ali Karomallahu Wajhah : Aku dan isteriku Fatimah masuk ke rumah Nabi SAW
dan mendapati Rasul sedang menangis
dengan sangat sedihnya. Aku berkata : Ya Rosulullah hal apakah yang menjadikan
engkau begitu sangat sedih? Rasulullah
SAW bersabda : Wahai Ali, pada malam aku di Isro’kan ke langit, aku melihat
beberapa wanita dari umatku sedang disiksa dengan berbagai bentuk siksaan di
neraka, maka aku tidak kuat melihat betapa pedihnya siksaan-siksaan itu.
Kemudian Siti Fatimah rha
bertanya kepada Rasulullah SAW tentang berbagai bentuk siksaan itu dan apa yang
menyebabkannya.
- Rosulullah SAW melihat wanita yang digantung dengan rambutnya dan mendidih otaknya, disebabkan waktu hidup di dunia tidak mau menutup aurat dan menutup kepala (rambutnya) sehingga dilihat oleh yang bukan muhrimnya.
- Rosulullah SAW melihat wanita yang digantung dengan lidahnya dan dikucurkan air panas pada tenggorokannya, disebabkan waktu hidup di dunia suka menyakitkan suaminya dengan ucapan lidahnya.
- Rosulullah SAW melihat wanita yang diikat dua kakinya kemudian dikerubuti oleh ular dan kalajengking, disebabkan waktu hidup di dunia tidak bersuci dari jinabat dan haid serta melalaikan kewajiban sholat.
- Rosulullah SAW melihat wanita yang digantung dengan dua payudaranya, disebabkan waktu hidup di dunia tidak mempersiapkan tempat tidur suaminya dan tidak melayani suaminya dengan baik.
- Rosulullah SAW melihat wanita yang mukanya seperti babi dan tubuhnya seperti keledai dan mendapat siksa, disebabkan waktu hidup di dunia suka mengadu-ngadu (namimah), ghibah (gossip) dan berbohong.
- Rosulullah SAW melihat wanita yang muka dan seluruh tubuhnya seperti anjing dan api masuk dari mulutnya dan keluar dari duburnya, disebabkan waktu hidup di dunia menghilangkan kebaikan suaminya dan benci serta dengki kepada suaminya.
(Sumber: Uqudul
Jein, Syekh nawawi Al Bantani)
Langganan:
Postingan (Atom)





